Apa itu Dividen? | Dividend Yield | Dividend Payout Ratio - YouTube

Channel: unknown

[0]
Lo tahu nggak sih?
[1]
di pertengahan juli 2020, pak Sandiaga Uno dapet uang 32 miliar
[6]
hanya dari dividen sahamnya di Saratoga.
[10]
Lumayan ya?
[11]
1 lagi nih,
[12]
di bulan mei, masih di tahun yang sama tahun 2020,
[16]
pak Lo Kheng Hong dapet dividen 16,4 miliar
[20]
dari kepemilikan sahamnya di Petrosea.
[23]
Mantep ya?
[24]
Dividen nya aja setara sama uang yang dikorupsi mentri sosial kita baru-baru ini.
[29]
Tapi ngomong-ngomong, ketika dapet informasi kayak begitu,
[31]
si A dapet dividen, si B dapet dividen juga,
[34]
gue mau nanya, lo sendiri tahu nggak apa itu dividen?
[39]
Bulan apa ya dapetnya? dan saham apa aja sih yang bagi-bagi dividen?
[44]
Dalam video ini gue akan jelasin apa itu dividen,
[46]
terus istilah-istilah yang berhubungan dengan dividen,
[49]
dan yang terakhir gue akan coba list saham-saham mana aja
[52]
yang rutin ngasih dividen tiap tahun.
[54]
Karena nggak semua bagi dividen,
[55]
dan nggak semua saham yang ngasih dividen itu rutin ngasihnya.
[59]
Selain dari capital gain atau selisih harga beli dan jual saham,
[63]
kita bisa dapet keuntungan dari yang namanya dividen.
[66]
Untuk jelasin apa itu dividen, gue akan memberikan sedikit ilustrasi.
[70]
Misalnya ada perusahaan bakso, bakso A namanya.
[73]
Bakso A itu dipecah menjadi 10 lembar saham,
[76]
yang mewakili kepemilikan dari bisnis bakso tersebut.
[80]
Lo misalnya punya 2 lembar saham bakso A tadi,
[83]
yang berarti lo punya 20 persen kepemilikan saham di perusahaan tersebut.
[88]
Setelah setahun berjualan,
[90]
ternyata bisnis bakso A untung bersih 10 juta rupiah.
[94]
Berarti, lo sebagai pemegang 20 persen kepemilikan sahamnya,
[97]
berhak atas 20 persen dari keuntungan tersebut.
[101]
Yang berarti, 20 persen dari 10 juta adalah 2 juta rupiah.
[104]
Singkatnya, itu adalah dividen.
[107]
Kenapa singkatnya?
[108]
Karena ada istilah selanjutnya, yaitu Dividen Payout Ratio.
[113]
Lo jangan bingung dulu mentang-mentang ini adalah istilah bahasa inggris,
[116]
bukan berarti kita nggak bisa ngerti.
[118]
okay?
[119]
Jadi kan tadi untung 10 juta rupiah dalam 1 tahun.
[122]
Kalau mau gampang, bagi aja langsung keuntungan tersebut
[125]
kepada seluruh pemegang saham si bakso A.
[128]
Udah, selesai nggak pakai ribet.
[130]
Kalau lo punya 1 lembar lo dapet 1 juta, kalau 2 lembar ya 2 juta.
[133]
dan seterusnya.
[135]
Tapi dalam dunia nyatanya,
[137]
sebuah perusahaan itu membutuhkan uang untuk bisa berkembang.
[140]
Iya dong?
[141]
Kalau 10 juta tadi dibagiin semuanya ke pemegang saham,
[144]
nanti bisnisnya stagnan, gimana?
[146]
Atau justru turun?
[148]
Dalam bisnis bakso A ini, supaya bisnisnya berkembang,
[151]
sebagian uang tadi bisa digunakan untuk nambah modal.
[155]
Misalnya, untuk membeli gerobak baksonya, biar jadi ada 2 gerobaknya.
[159]
Atau nambah tempat duduk dan mangkoknya.
[162]
Jadi nanti yang beli akan bisa lebih banyak lagi
[164]
karena kursi dan mangkoknya tersedia lebih banyak.
[166]
Dan lain-lain.
[168]
Tujuannya apa?
[169]
tujuan membeli barang-barang modal tersebut, adalah tidak lain tidak bukan,
[172]
supaya tahun depan kalau bisa nambah lagi nih si penjualannya.
[176]
Yang ujungnya harapannya adalah, untung bersihnya nambah juga,
[180]
lebih daripada tahun 2019 ini.
[183]
Atau misalnya nggak dibeliin sesuatu,
[184]
nggak dibeliin buat nambah modal usaha.
[187]
Uangnya bisa disimpan oleh perusahaan sebagai dana cadangan
[190]
kalau-kalau bisnisnya ada gangguan.
[193]
Jadi nggak langsung bangkrut ketika bermasalah.
[195]
Balik lagi ke Dividen Payout Ratio,
[198]
10 juta tadi, berarti pilihannya ada 2 nih sekarang.
[201]
1, laba bersihnya dibagiin semuanya ke pemegang saham,
[205]
dan pilihan kedua, laba bersihnya sebagian dikasih ke pemegang saham,
[209]
sebagian lagi masuk ke kantong perusahaan.
[211]
Menentukannya kayak gimana?
[213]
biasanya di awal tahun selanjutnya akan ada rapat umum pemegang saham.
[217]
Di sana akan dikasih tahu sama pemimpin perusahaannya,
[220]
berapa persen masuk ke kantong pemegang saham,
[222]
berapa persen ditahan untuk kepentingan perusahaan.
[225]
Misalnya 40 persen untuk pemegang saham,
[227]
60 persen lagi berarti disimpan di perusahaan tersebut.
[230]
Yang berarti, dividend payout ratio (rasio pembayaran dividen) 40 persen.
[236]
Kalau dalam kasus bisnis bakso tadi, yang untung bersihnya 10 juta,
[239]
berarti akan ada 4 juta yang dibagikan ke seluruh pemegang saham.
[244]
Karena lo punya 20 persen dari saham tersebut,
[246]
berarti lo berhak atas 20 persen dari 4 juta
[250]
yang akan dibagikan ke pemegang saham tadi.
[252]
Okay?
[253]
Sampai sini bisa dipahami? lanjut ya.
[256]
Gue akan jelasin istilah-istilah selanjutnya.
[258]
Ketika lagi musim pembayaran dividen,
[260]
suka banyak tuh artikel di koran lah, atau online lah, atau dimanapun,
[264]
membahas tentang "Perusahaan X akan bagi dividen, catat tanggalnya!"
[269]
Yang waktu lo klik, isinya bikin lo bingung.
[272]
Cara bacanya gimana ini?
[274]
Biasanya orang itu pada bingung karena ada 4 istilah ini
[278]
dalam artikel tersebut.
[280]
Contohnya kayak di gambar ini,
[282]
ada cum date, ex date, recording date, dan payment date.
[287]
Cum date, yang kepanjangannya adalah cumulative date,
[290]
adalah hari terakhir dimana,
[292]
kalau lo beli saham Saratoga atau SRTG di tanggal 25 juni,
[296]
berarti nama lo nanti akan tercatat sebagai pemegang saham
[299]
yang berhak untuk dapat dividen atau bagi hasil dari bisnis
[302]
yang Saratoga lakukan dalam 1 tahun kemarin, tahun 2019.
[306]
Kalau lo beli besoknya, tanggal 26 atau 27 juni,
[310]
masih dapet dividen atau nggak?
[312]
jawabannya adalah, nggak.
[314]
Karena cum date sendiri adalah hari terakhir
[316]
lo bisa dapet kesempatan dapet dividen itu.
[319]
Kalau belinya sebelum tanggal 25 juni?
[321]
misalnya bulan sebelumnya, apakah dapet dividen?
[324]
Jawabannya adalah tergantung.
[326]
Kalau lo jual saham tersebut sebelum tanggal 25 selesai,
[329]
nama lo nggak akan tercatat
[331]
dalam pemegang saham yang berhak dapet dividen.
[334]
Tapi kalau misalnya lo beli saham Saratoga sebelum tanggal cum date,
[337]
dan lo tetap tidak menjualnya sampai penutupan pasar tanggal 25 berakhir,
[342]
nama lo akan masuk ke dalam daftar penerima dividen.
[345]
Okay?
[347]
Nah, yang kedua ada ex date, atau kepanjangannya expired date.
[351]
Apa itu?
[352]
itu adalah hari dimana mau lo beli sahamnya tanggal segitu,
[356]
lo nggak akan masuk ke dalam daftar pemegang saham
[358]
yang akan dapet dividen.
[359]
Kan kesempatan terakhirnya ada di tanggal cum date, ya kan?
[363]
Namanya aja expired date,
[364]
berarti tawarannya udah expired, udah nggak bisa.
[367]
Tapi misalnya lo sempat beli di tanggal 25
[369]
dan menahan saham Saratoga sampai tanggal 25 berakhir,
[374]
lo mau jual sahamnya di hari ex date, itu bisa.
[377]
Dan lo tetap jadi penerima dividen
[379]
walaupun lo udah jual sahamnya di hari ex date.
[382]
Gimana? ngerti nggak?
[384]
Karena apa? karena lo udah beli sahamnya
[386]
dan lo nggak menjual sahamnya sampai tanggal cum date selesai.
[390]
Jadinya lo tetap berhak dapet dividen dari saham tersebut.
[393]
Simpel.
[394]
Emang agak muter-muter, tapi menurut gue mudah dipahami.
[397]
Mungkin yang nanti bikin lo bingung adalah,
[398]
ada tulisan cum date pasar reguler, pasar negosiasi, pasar tunai.
[403]
Sebenarnya ini mah gampang.
[404]
Intinya, kalau kita sebagai pembeli saham yang lewat aplikasi sekuritas,
[407]
itu disebut sebagai pasar reguler.
[410]
Pasar biasa-biasa aja,
[412]
lewat jual beli yang terjadi di pasar modal, di hari perdagangan.
[416]
Untuk pasar negosiasi dan pasar tunai bisa lo abaikan dulu.
[419]
Fokus aja ke pasar reguler, karena kita umumnya belanja di sana.
[424]
Selanjutnya, ada recording date.
[426]
Ini mah tanggal yang lo sebagai pemegang saham
[428]
nggak usah ngapa-ngapain.
[430]
Tanggal ini adalah pemberitahuan kepada kita semua
[432]
bahwa nama-nama pemegang saham yang berhak dapet dividen
[435]
akan direcord atau dicatat di tanggal ini oleh si perusahaan.
[441]
Nah, selanjutnya ada payment date,
[443]
atau bisa juga ditulis sebagai distribution date.
[446]
Ini adalah hari yang sama-sama kita tunggu,
[448]
yaitu hari pembayaran dividen tersebut,
[450]
dengan catatan, lo punya sahamnya
[452]
dan lo nggak menjualnya sebelum hari cum date selesai.
[456]
Di kirim kemana uang si dividen ini?
[459]
dikirimnya ke rekening dana investor masing-masing dari kita.
[462]
Nanti akan langsung masuk hari itu juga.
[465]
Apa itu rekening dana investor?
[467]
lo bisa cek sendiri, link nya ada di pojok kanan atas.
[470]
Yang terakhir, ada istilah namanya dividen yield.
[474]
Misalnya ada saham B mau bagi-bagi dividen,
[477]
saat ini harga sahamnya adalah 100 perak di pasar selembarnya.
[481]
Kemudian datang pengumuman,
[482]
di situ tertera bahwa,
[483]
"saham B akan bagi-bagi dividen 5 perak per lembarnya."
[487]
Yang berarti, di harga sekarang 100 perak, dividen yield nya adalah 5 persen.
[492]
Udah deh, begitu doang.
[494]
Gue rasa cukup ya, istilah-istilah mengenai dividen nya.
[497]
Next.
[499]
Nah, pertanyaan selanjutnya nih,
[501]
saham apa aja yang rutin bagi-bagi dividen tiap tahunnya?
[504]
Ada banyak.
[505]
Contohnya ada saham seperti Bank BRI, Mandiri, BCA, BNI.
[509]
Terus ada Unilever, Gudang Garam, Sampoerna, Indofood,
[512]
Telkom, Astra, dan lain-lain.
[515]
Untuk list yang lebih lengkapnya lagi,
[517]
lo bisa cari nih di website idx.co.id
[519]
atau cari aja di Google dengan kata kunci "IDX High Dividend 2020"
[524]
Itu adalah index atau daftar 20 saham
[528]
yang udah dipilih sama ahli-ahli di bursa efek,
[531]
yang mana rutin bagi dividen seenggaknya dalam 3 tahun terakhir.
[534]
Dan yang dividen yield nya lumayan.
[537]
Apakah lo baiknya langsung pilih aja ke 20 saham itu?
[541]
Ada baiknya, menurut gue, 20 saham ini jadi titik pemberhentian pertama lo
[545]
untuk melakukan riset sendiri lebih dalam ke masing-masing perusahaan.
[549]
Cari perusahaan yang cocok
[551]
dan yang sekiranya bisa lo pahami dengan mudah.
[554]
Udah, segitu aja.
[556]
Semoga setelah ini lo jadi bisa baca artikel mengenai dividen suatu saham
[560]
dengan lebih lancar lagi ya.
[562]
Pesen gue tetep dari dulu,
[564]
jangan malu untuk belajar Saham dari Nol.