馃攳
REVIEW JUJUR P2P LENDING 2020 (SETELAH PANDEMI) - YouTube
Channel: Felicia Putri Tjiasaka
[0]
Hai kabar baik di sini
[2]
semoga kamu juga ya
[3]
gak kerasa udah Oktober aja
[5]
berarti kita udah 7 bulan dalam pandemi ini
[9]
nah di video ini aku mau cerita
tentang investasi P2P lending aku
[14]
sebelum dan sesudah pandemi
[17]
sebenarnya tuh kita gak boleh
bilang investasi peer to peer sih
[20]
harusnya tuh pendanaan,
tapi ya udah lah yah biar lebih gampang
[24]
nah buat yang baru pertama kali mampir
aku ceritain dikit ya tentang P2P lending
[28]
basicallly, P2P itu bantu menghubungkan orang
yang kelebihan uang dan kekurangan uang
[36]
nah kita karena posisinya mau
berinvestasi nih, mau mendanai
[41]
berarti kita orang yang kelebihan uang
[44]
Puji Tuhan ya
[45]
nah sedangkan orang kekurangan
uang ini ada macem-macem
[49]
ada perseorangan
[52]
yang minjem untuk beli
barang-barang di E-commerce
[55]
atau keperluan konsumtif
[57]
nah kalau yang ini big no no deh buat aku
[60]
ada juga ibu-ibu yang minjem untuk
mengembangkan bisnis, usaha atau warungnya
[67]
seperti yang ada di Amartha
[69]
nah kalau yang ini masih boleh
[71]
terus ada juga nih perusahaan
atau korporasi yang minjam
[76]
dalam bentuk invoice financing
[78]
nah modal pinjaman ini tuh yang aku paling suka
[81]
karena lebih aman dan lebih
rendah resiko sih menurut aku
[85]
invoice financing itu simple-nya kaya gini
[88]
bayangin deh, ada perusahaan misalnya
[91]
Telkom, nah Telkom mau bikin iklan Youtube
[95]
terus dia dateng ke sebuah
digital agency dia bilang kaya gini
[99]
eh gua mau bikin iklan Youtube, bantuin ya
[103]
nanti gua bayar H+90
[107]
atau 90 hari setelah projeknya selesai
[110]
nah si agency ini yah mau gimana kan,
masa iya dia nolak rezeki
[114]
jadi ya terpaksa dia terima dan
dibayar 90 hari setelah projeknya selesai
[122]
nah di sini lah P2P lending masuk
[125]
dengan modal invoice financing
[128]
jadi kita nih sebagai lender sebagai investor lah ya
[132]
kita kasih pendanaan ke agency ini
[135]
nanti yang akan bayar kita yah si Telkom itu
[138]
nah kalau kamu masih kurang
jelas coba kamu mampir di
[141]
video ini deh, aku udah
jelasin secara lebih lengkap di sana
[145]
nah pas banget nih sebelum pandemi kan aku
pernah bikin 2 video tentang P2P lending
[150]
pertama tentang Investree
di yang Rp 33 juta ini
[154]
dan kedua tentang Amartha di video
yang judulnya investasi ala anak sultan
[159]
nah aku cerita tentang yang Investree dulu ya
[162]
kalau di video Februari lalu kan total
uang di akun aku sekitar Rp 322 juta nih
[168]
nah sekarang per video ini
dibuat ada sekitar Rp 529 juta
[173]
dan bunga yang udah didapat Rp 58 juta
[177]
jadi sejak 2018 sampai dengan sekarang
aku tuh udah mendanai lebih dari 250 pinjaman
[183]
dan Puji Tuhan sampai sekarang sih
belum ada yang gagal bayar
[187]
kalau telat bayar sih sering dan banyak
[190]
ada yang paling telat itu waktu itu sampai
130 hari ya kalau gak salah
[196]
tapi ya akhirnya balik juga sih
[198]
jadi kalau ada yang telat 30-40 hari tuh
aku mah udah santai aja sekarang
[203]
bisa karena biasa
[206]
nah per sekarang, ada 3
pendanaan yang telat nih
[210]
hampir 40 juta ya
[211]
semuanya itu dari 1
perusahaan yang kodenya KPMI
[216]
nah ini tuh kalau kita lihat ya
[218]
payor-nya atau yang bakal bayar kita nanti
[220]
itu tuh bank Mandiri dan bank BNI
[223]
untuk keperluan bikin
kartu pre-paid dan debit card
[227]
jadi yah menurut aku sih sebenarnya cukup aman ya
[229]
dilihat dari payer dan tujuannya
[231]
nah tips dari aku untuk mendanai di Investree
di tengah pandemi kayak gini adalah
[236]
pertama, pilih sektor industri atau
perusahaan yang terdampak secara positif
[241]
contohnya kayak rumah
sakit, FMCG, distributor,
[247]
packaging, telekomunikasi
atau kesehatan
[250]
lihat juga payor-nya pilih yang
kira-kira gak akan bangkrut deh
[255]
seperti Telkom, Unilever, bank Mandiri,
bank BNI atau proyek-proyek dari pemerintah
[263]
nah kalau di mobile apps-nya
kita cek aja di fact sheet-nya
[267]
seperti ini
[268]
yang kedua adalah cek track record-nya
[271]
pilih yang udah sering minjam
[273]
dan bayarnya selalu tepat waktu
[276]
tapi Investree itu ada kurangnya juga
[278]
satu, minimal pendanaannya itu 1 juta
[281]
Dua, ada regulasi auto withdrawal
[284]
jadi kalo misalnya kita ada uang
nganggur nih di account kita
[288]
2-3 hari gak pinjemin,
nah nanti tuh ini bakal
[291]
tertarik dan ditansfer langsung ke rekening
tabungan kita dan kena biaya transfer
[296]
ini udah peraturan dari OJK sih,
sebenarnya mereka udah ada solusi nih
[299]
untuk ini, mereka bikin yang
namanya rekening dana lender
[302]
jadi uangnya bisa tuh nganggur
di situ, gak mesti langsung di transfer kan
[306]
tapi gak tau sih aku nyoba
masih error-error gitu sih
[310]
dan yang ketiga, ini kurangnya
semua P2P lending sih gak cuma Investree
[314]
nah coba ya kalau kalian liat kayak gini
[316]
pasti kalian bilang, ihh dikit banget kak
[319]
masa uang Rp 529 juta
cuma dapet untung Rp 58 juta
[325]
berarti cuman 10an% dong return-nya padahal
[329]
aku baru aja top up
[332]
dan sebelumnya pas aset aku Rp 450an juta
[336]
juga untungnya udah Rp 55 jutaan lah
[339]
jadi ya begitulah harusnya di
setiap P2P itu ada perhitungan
[344]
investment return biar kita tau
[347]
return kita yang sesungguhnya tuh
berapa, karena ya gak bisa sesimpel
[351]
bunga yang didapat
dibagi uang kita sekarang
[353]
harusnya kita juga memperhitungkan
[356]
bunga-bunga yang akan kita dapat
untuk pendanaan yang sedang berjalan
[360]
kalau aku hitung secara manual kira-kira
return aku di Investree 15-16% per tahun
[366]
nah next selain Investree aku
juga lumayan go big sih di Amartha
[370]
setelah aku ngobrol dengan teman
aku yang anak sultan di video yang ini
[375]
sebelum Maret tuh aku sebenarnya
plan punya aset Rp 160 juta di Amartha
[380]
tapi apa daya, Corona menyerang
[383]
banyak ibu-ibu yang terlambat
membayar dan sampai saat ini hanya
[387]
67% aja yang bayarnya tepat waktu
[391]
nah ngelihat hal itu aku
sempet sih stop top up di April
[395]
dan baru mulai mendanai lagi
setelah new normal di
[399]
Juni atau Juli ya kalau gak salah
[400]
nah syukurnya pendanaan
aku setelah new normal
[403]
itu semuanya lancar dan
masih tepat bayar sekarang
[406]
cuma aku jadi agak ragu ya
setelah pengumuman yang
[410]
PSBB jilid ke 2 kemarin dan
[412]
Corona-nya kayak gak
jelas sampai kapan kelarnya
[415]
jadi aku juga udah gak
mendanai lagi setelah
[418]
pengumuman yang PSBB
jilid yang ke 2 itu
[420]
dan aku tarik beberapa
saldonya untuk aku alihkan
[424]
ke tempat yang lain
[425]
jadi per video ini dibuat saldo aku di
Amartha ada sekitar hampir Rp 100 juta
[431]
nah tips dari aku sih kalau mau
coba mendanai di Amartha
[435]
coba dari dikit-dikit dulu
[437]
oh ya dan anyway 1 pendanaan itu
[440]
minimal 3-4 juta sih, lumayan
tinggi dibanding yang lain ya
[444]
tapi sebenarnya kalau
diliat dari return-nya itu
[447]
menurut aku Amartha itu
[449]
yang paling tinggi sih dibandingkan dengan
[451]
P2P lending produktif lainnya
[454]
karena ibu-ibunya nih kayak ngangsur
atau nyicil pinjamannya itu setiap minggu
[459]
dan angsuran ini kalau
kita re-invest lagi itu
[462]
bisa jadi return-nya
lebih dari 20% per tahun
[466]
cuma ya gitu sih mungkin
[468]
kalau mau mendanai agak banyakan ya
[471]
setelah pandeminya udah bener" kelar aja
[473]
dan yang terakhir adalah Akseleran
[475]
nah di tengah pandemi ini aku juga
mulai pendanaan di P2P lending baru
[479]
awalnya sih karena di endorse
[481]
terus aku lihat modal pinjamannya itu
[484]
mirip banget sama Investree
sama-sama invoice financing juga
[487]
jadi ya udah lah gak masalah aku pikirkan
[489]
oh ya dan yang paling
aku suka dari Akseleran nih
[492]
mereka itu punya 1 pendanaan
[494]
di mana kita itu mendanai
[496]
distributor yang dapat
projek untuk nyalurin
[499]
bantuan sosial atau bansosnya
pemerintah
[501]
yang pemerintah bagi-bagi
sembako untuk jutaan orang itu loh
[505]
nah ini aku lihat lewat website ya
[506]
karena lebih enak, lebih gede gitu
[509]
menurut analisa aku ya pendanaan
bansos ini itu kayak aman banget
[513]
makanya aku langsung taruh
Rp 50an juta di situ
[516]
dan cuma butuh waktu
2 bulan sudah balik dan
[519]
susah banget untuk nemu
pendanaan bansos ini lagi di Akseleran
[524]
nah tapi kurangnya
Akseleran itu ya menurut aku
[527]
pendanaannya itu rata-rata
ke sektor atau industri atau
[531]
perusahaan yang terdampak
secara negatif dari pandemi
[536]
nah misalnya ya aku kasih liat nih
[538]
setelah yang bansos itu udah selesai kan
[540]
aku suka banget nih sama yang bansos
[542]
aku taruh ke pendanaan untuk
yang Epc Kontraktor ini nah,
[546]
kalau liat kontraktor itu kan
menurut aku tuh agak terdampak
[550]
ya karena sekarang
pembangunan banyak berhenti sih
[552]
nah tapi karena aku lihat track record
pembayarannya itu lumayan bagus
[557]
jadi ya udah lah aku taroh sini sih
[560]
jadi tips untuk mendanai di Akseleran
ini tuh mirip banget sih sama Investree
[564]
pilih dari sektor dan
track record yang bagus
[568]
bagusnya di Akseleran ini
dibandingin yang lain itu
[571]
pertama kita bisa mulai
mendanai dari Rp 100 ribu
[575]
terus kita gak perlu punya NPWP
[578]
dan yang ketiga ada juga proteksi
asuransi untuk beberapa pinjaman
[582]
jadi ya begitulah cerita P2P aku
[584]
setelah pandemi
[586]
awalnya juga aku kira banyak
yang bakal gagal bayar sih
[589]
dan track record udah
gak bisa jadi patokan lagi
[592]
karena pandemi itu gak ada dalam record
[595]
2,3,5 atau bahkan 10 tahun terakhir
[598]
tapi ya so far Puji Tuhan
sebagian besar masih lancar
[602]
dan belum ada yang gagal bayar
[604]
dari sini aku juga belajar
untuk dance in the rain
[607]
tapi tetep lebih berhati-hati juga sih
[609]
rating A, B atau C itu dari awal
gak pernah jadi patokan aku
[613]
karena credit scoring setiap peer to peer juga
aku liat beda-beda yah dan gak standard gitu lah
[619]
makanya aku tetep liatin satu per satu
perusahaan, sektor dan track record-nya
[623]
oh ya kalau kalian masih belum
terlalu ngerti dengan invoice financing
[627]
ya gapapa, gak mesti diikutin
[630]
pilih yang cocok di hati aja
[632]
ada juga P2P yang punya
jaminan atau anggunan emas nih
[636]
seperti Danain, nah kalau yang itu kan
[639]
jauh lebih aman dan
lebih rendah atau bahkan
[642]
gak ada resikonya sama
sekali kali menurut aku
[644]
karena dia punya
jaminan emas, tapi rata-rata
[647]
return-nya lebih rendah
juga, di sekitar 12-13% per tahun
[652]
buat temen-temen yang nyari P2P lending
[654]
versi syariah, ada juga Alami
[657]
nah ini tuh basically Investree
[659]
versi syariahnya deh, semua
pinjamannya di situ juga invoice financing
[663]
nah kalau kamu, gimana
cerita P2P lendingmu?
[667]
semoga bagus ya
[669]
Saat ini 40% dari aset aku adanya di P2P
dan sisanya ada di reksadana dan saham
[675]
aku pribadi itu ngelihat P2P berfungsi
untuk kasih return jangka pendek yang pasti
[682]
sedangkan kalau
reksadana dan saham itu tuh lebih
[684]
difungsikan untuk
return jangka panjang
[686]
anyway kalau ada yang masih
kamu bingung coba tulis di komen ya
[690]
nanti pertanyaan terbanyak aku akan
consider untuk bikin video tersendiri
[694]
thank you udah nonton and
see you di video yang lain
[698]
bye bye
Most Recent Videos:
You can go back to the homepage right here: Homepage





