馃攳
Rahasia Ilmu Candlestick Pattern Beli Saham Murah Part 1 | Kelas Trading Si Koko Saham Hari Ke-12 - YouTube
Channel: unknown
[0]
Sekarang saya jamin kamu enggak akan bingung lagi kapan harus beli saham setelah mempelajari Candlestick Pattern sesaat lagi.
[7]
Tonton terus sampai habis. Let鈥檚 go!
[13]
Halo Smart Traders! Apa kabar?
[15]
Balik lagi sama gua Andy Senjaya. Selamat datang di Kelas Tading Si Koko Saham hari ke-12.
[20]
Di kelas trading hari sebelumnya, kita sudah belajar tentang Chart Pattern dan apa manfaat kita mengenal dan mengetahui pola-pola grafik saham.
[29]
Lalu saya juga membuat sebuah playlist baru yaitu Watchlist Saham, di mana di episode pertama ini
[36]
merupakan aplikasi langsung dari Chart Pattern yang baru kita pelajari sebelumnya.
[42]
Jadi buat kamu yang ingin tahu cara trading menggunakan Chart Pattern,
[45]
silahkan tonton videonya dan linknya ada di sebelah sini atau kamu bisa cari di kolom deskripsi di bawah ini juga.
[52]
Nah hari ini kita akan masuk ke materi yang baru yaitu Candlestick Pattern.
[58]
Dan Candlestick Pattern ini merupakan elemen ke-4 dari 5 Elemen Analisis Teknikal versi saya.
[65]
Loh kok kita bahas Candlestick lagi sih, ko? Bukannya udah dibahas ya di Kelas Trading SKS hari ke-6?
[72]
Yes! Sebetulnya di Kelas Trading hari ke-6, kita sudah belajar tentang Candlestick. Namun hanya pengenalan dasar saja agar kita dapat melihat dan membaca chart.
[82]
Bedanya di Kelas SKS hari ini, kita akan melihat pola-pola Candlestick yang bisa kamu gunakan sebagai teknik membeli saham.
[90]
Jadi buat kalian yang bingung kapan waktu yang tepat untuk membeli saham dan di harga berapa, video ini adalah jawabannya.
[98]
Kalau kamu belum sepenuhnya mengerti tentang Candlestick,
[101]
saran saya kamu pause dulu video ini dan tonton Kelas Trading SKS Hari ke-6 tentang dasar Candlestick.
[108]
Silahkan klik link di sebelah sini. Kemudian kalau sudah mengerti, kalian silahkan lanjutkan kembali video ini.
[115]
Oke udah nggak sabar untuk belajar kan hari ini?
[117]
Tapi sebelum kita mulai kelasnya, seperti biasa saya mau ajak temen-temen dulu untuk subscribe di channel ini buat yang belum subscribe.
[124]
Bantu saya untuk mengembangkan channel ini agar dapat bermanfaat untuk masyarakat Indonesia.
[129]
Dengan kalian berlangganan channel ini, saya akan membantu kalian untuk menjadi Smart Trader dan pastinya langganan ini GRATIS!
[136]
Jangan lupa juga untuk nyalakan loncengnya biar kalian gak lupa dan ketinggalan kelas-kelas trading selanjutnya dari saya.
[143]
Terima kasih untuk support kalian semua sejauh ini, karena sangat berarti untuk saya. Oke langsung kita mulai saja kelas hari ini!
[150]
Oke jadi kalau kalian melihat sebuah chart menggunakan Candlestick chart, kalian pasti melihat sekumpulan Candlestick yang memiliki bentuk berbeda-beda.
[158]
Ada yang shadownya panjang, ada yang body candlenya panjang, ada yang cuman berbentuk garis atau tidak punya body sama sekali.
[166]
Apakah bentuk-bentuk ini memiliki arti masing-masing? Coba kalian pikirkan dan coba kalian jawab. Saya kasih waktu 5 detik untuk kalian menjawab.
[174]
5 4 3 2 1 dan jawabannya adalah BENAR!
[180]
Setiap pola Candlestick memiliki arti masing-masing karena Candlestick merupakan cerminan pergerakan harga dari aktivitas jual beli dalam suatu periode.
[189]
Jadi apabila kita membuka Daily Chart, artinya satu Candlestick itu mencerminkan pergerakan harga dalam waktu 1 hari.
[197]
Apabila kita membuka weekly chart, artinya 1 Candlestick itu mencerminkan pergerakan harga dalam waktu 1 minggu atau 5 hari karena market buka dari Senin sampai Jumat.
[207]
Nah di kelas trading hari ini, kita akan membahas Single Candelstick Pattern atau Pola Candle Satuan. Nanti materi ini akan saya buat menjadi 2 part.
[216]
Dimana part ke-2, saya akan membahas Double Candlestick Pattern atau kombinasi pola 2 Candlestick.
[222]
Tujuannya saya bagi menjadi 2 agar kita bisa belajar dan membahas lebih dalam dan detail tentang masing-masing Candlestick Pattern.
[229]
Dan hari ini ada 3 sinyal Candlestick Pattern yang paling sering kita jumpai di grafik.
[235]
Yaitu yang pertama Marubozu atau Long Candle. Nanti kita akan melihat perbedaannya apa.
[239]
Kemudian yang kedua ada PIN Bar atau Hammer. Nanti juga kita akan lihat perbedaannya apa. Dan yang terakhir atau yang ketiga adalah Doji.
[247]
Nah setelah ini, saya akan menjelaskan secara detail masing-masing pola Candlestick dan bagaimana cara kita membeli saham ketika melihat pola tersebut.
[255]
Dan seperti biasa, kita langsung akan pindah ke layar monitor yang ada di depan saya saat ini.
[259]
Oke Smart Trader! Sekarang di depan layar kalian sudah terbuka chart dari TradingView seperti biasa.
[266]
Nah disini saya sudah menggambarkan dua buah Candle atau dua buah jenis Candlestick Pattern.
[271]
Yang pertama adalah Marubozu, yang kedua adalah Long Candle. Ini formasi Candle nya atau bentuk candlenya ini sebenarnya mirip.
[279]
Jadi perbedaannya kalau Marubozu di sini full body candle, dia tidak ada Shadow atau Wick.
[284]
Jadi yang warna hijau ini adalah candle Bullish dan candle yang warna merah ini adalah candle Bearish.
[288]
Jadi biasa disebut juga Bullish Marubozu untuk yang warna hijau, dan Bearish Marubozu untuk yang merah.
[295]
Kalau yang long candle, ini mirip sebenarnya dengan Marubozu, namun dia ada sedikit aja, sedikit Shadow di atas atau di bawah. Tapi dia bisa juga seperti ini gitu.
[305]
Shadownya cuman di atas mungkin bisa seperti ini juga, atau Shadownya cuman di bawahnya aja gitu ya.
[310]
Nah di sini bisa di sebut Long Bullish Candle buat yang hijau, buat yang merah bisa disebut juga Long Bearish Candle.
[317]
Nah sebenarya keduanya ini memiliki kesamaan informasi,
[321]
yaitu ketika muncul Candlestick Marubozu atau Long Bullish Candle di sini, artinya buyer sedang mendominasi pasar dalam periode tertentu.
[332]
Let say 1 candle ini merepresentasikan 1 hari gitu ya, atau perdagangan dalam 1 hari.
[339]
Dan ketika kalian menemukan candle yang seperti ini, artinya pada hari tersebut psikologis pasar cenderung beli atau lebih banyak buyer yang mendominasi daripada seller.
[348]
Jadi harganya ini naik drastis dan tidak ada Shadow sama sekali.
[353]
Nah kebalikannya untuk Marubozu yang Bearish atau Long Bearish Candle, ini yang mendominasi adalah sellernya gitu.
[359]
Jadi kalau kita melihat ada Candle Marubozu seperti ini, kita harus waspada harus hati-hati,
[364]
ini artinya sellernya sedang mendominasi market seperti itu.
[368]
Jadi sekarang dengan melihat pola candlestick nya aja kita tahu, oh hari ini buyer sedang mendominasi dan ini berarti kecenderungan harga sahamnya adalah naik.
[379]
Nah biasanya kalau misalkan kita melihat candle seperti ini di area Support, jadi ketika harganya turun ke bawah, di sini ada area Support kurang lebih di sini,
[388]
kalian melihat Candle Marubozu yang Bullish, ini most likely harganya akan Reversal naik ke atas karena di sini adalah area demand.
[397]
Jadi seperti teori dari Support Resistance bahwa jadi di area Support ini biasanya harga berpeluang untuk berhenti dan berbalik arah.
[405]
Jadi kalau misalkan kita melihat Candle Marubozu kayak gini, kita bisa mengambil peluang.
[410]
Nah sekarang kita akan melihat contohnya langsung di saham TKIM.
[414]
Nah di saham TKIM ini kalau saya lihat banyak sekali candle-candle yang membentuk Marubozu atau Long Candle seperti itu.
[420]
Nah di sini kalau kita lihat ketika di sini ada Bearish Marubozu kemudian di sini juga ada Bearish Marubozu,
[426]
atau Long Bearish Candle disini, kemudian di sini juga kalau kita lihat ada Long Bearish Candle,
[430]
ini artinya sellernya sangat mendominasi dan peluang untuk saham TKIM ini adalah turun terus ke bawah seperti itu.
[437]
Jadi kita harus waspada ketika kita melihat candle-candle Long Bearish Candle seperti ini.
[443]
Tapi di sisi yang lain kita bisa mendapatkan kesempatan ketika kita melihat Long Bullish Candle atau Bullish Marubozu seperti yang di bawah sini.
[451]
Nah kalau kita lihat, di bawah ini ketika harganya turun, nah di sini terbentuklah 1 candle Bullish yang cukup besar.
[457]
Nah di sini berarti kita bisa menyimpulkan bahwa di sini ada buyer yang masuk di area tersebut
[463]
dan otomatis ini menjadi Support, karena di sini terbentuk Turning Point.
[467]
Dan ketika harganya kembali turun ke bawah dan kalau kita lihat disini sekali lagi dia membentuk Marubozu di sini.
[475]
Ini ada dua Candle Marubozu di area support dan dia membentuk Double Bottom di bawah sini,
[480]
artinya kita bisa mendapatkan informasi bahwa area Support ini kuat dan harganya berpotensi untuk berbalik arah seperti ini.
[489]
Dan benar saja besoknya candlenya kembali Long Bullish Candle terbentuk, artinya buyer sedang mendominasi aktivitas perdagangan pada hari tersebut.
[499]
Nah cara belinya kalian bisa beli ketika closing price Candle Marubozu di sini, atau kalau misalkan kalian menemukan Candlestick Long Bullish Candle seperti yang ada di sini,
[510]
kalian bisa buy ketika harganya berhasil menembus High dari candle tersebut.
[515]
Jadi sini High nya kalian bisa beli ketika harganya berhasil menembus candle tersebut
[520]
dan stop loss nya kalian bisa tempatkan di Low dari candlestick tersebut atau di area bawah Support disini.
[527]
Kemudian kalau kalian lanjutkan ke sebelah kanan di sini, di sini masih area Support,
[531]
ternyata ketika harganya kembali turun ke area Support yang ada di bawah sini, candlenya kembali membentuk Long Bullish Candle.
[538]
Di sini artinya sekali lagi area Support di sini merupakan area Support yang kuat dan kembali buyernya di sini mendominasi harga ketika harganya berada di sekitar harga Rp3.800san.
[550]
Nah hal yang menarik di sini adalah kalau kalian liat di sini juga ada Candle Marubozu, tapi kenapa harganya tidak melanjutkan kenaikannya ke atas?
[558]
Kalau kalian lihat, di sini bukan area Support.
[561]
Jadi sekali lagi kalian harus mengkombinasikan dengan elemen Teknikal Analisis yang sudah kita pelajari sebelumnya.
[568]
Dan ini saya taruh di bagian ke-4 atau menjadi elemen yang ke-4. Kenapa?
[572]
Karena kita perlu konfirmasi dari Teknikal Analisis yang sebelum-sebelumnya. Jadi ini tidak bisa berdiri sendiri kalau kalian trading setiap ada candle seperti ini,
[581]
most of the time trading kalian tidak akan maksimal karena banyak sekali false signalnya seperti itu.
[587]
Nah kalau di sini kalian tarik ke kanan, di sini nggak ada sama sekali Support area.
[591]
Support atau strong Support areanya ada di bawah sini.
[594]
Jadi ini adalah yang pertama kita sudah mengenal dan mempelajari tentang Marubozu Candlestick dan Long Candlestick.
[601]
Sekarang kita akan next lanjut yang ke-2. Oke dan ini yang ke-2, pola Candlestick yang ke-2 ini ada Pin Bar dan Hammer, yang kalau kalian lihat dari bentuknya ini mirip sebenarnya.
[612]
Nah kenapa disebut Pin Bar? Pin Bar itu adalah singkatan dari Pinocchio Bar.
[616]
Jadi kalau kalian lihat, di sini ada Shadow yang panjang, ini bisa kita ibaratkan sebagai hidungnya Pinocchio yang panjang kurang lebih seperti itu.
[624]
Dan sebenarnya ini mirip seperti Hammer, ini hanya sebutan atau istilah saja. Kenapa?
[629]
Karena Hammer ini bahasa Indonesianya adalah palu ya. Jadi gambarnya ini berbentuk seperti palu.
[634]
Bedanya di atas sini tidak ada Wick atau Shadow nya. Jadi di sini atasnya ini polos. Sedangkan Candlestick Pin Bar di sini ada Wick nya atau Shadow nya diatas.
[644]
Jadi di sini psikologi nya kurang lebih sama, yaitu ketika harganya turun, nah di sini harganya langsung kembali naik ke atas dalam periode tersebut.
[654]
Artinya dalam satu hari ini ketika harganya turun ke bawah dan menyentuh area Support yang ada di bawah sini,
[660]
biasa kita bisa menemukan Pin Bar di area Support atau Resistance, kemudian dia akan langsung naik ke atas lagi.
[667]
Mengapa? Karena di bawah ini merupakan Support Area atau demand area, di mana di sini banyak buyer yang siap untuk membeli saham tersebut.
[674]
Nah ketika closing pricenya di atas sini dan membentuk Candlestick Pin Bar atau Hammer, kita bisa mendapatkan informasi bahwa adanya Rejection di area bawah sini.
[683]
Artinya ketika kita tahu ada terbentuk Pin Bar di area Support,
[687]
itu most likely harganya berpotensi untuk Reversal atau berbalik arah, yang awalnya dari Bearish atau turun ke bawah mengenai Support,
[697]
kemudian muncul Candle Pin Bar seperti ini, itu most likely dia akan berbalik arah karena di sini kita tahu Support areanya kuat dan juga di situ merupakan demand area.
[706]
Nah itu kurang lebih sama Pin Bar dan Hammer. Begitu pula ketika kalian melihat Inverted Hammer di sini, di area Resistance,
[713]
ketika harganya naik dari bawah ke atas kemudian muncul Candle Hammer di sini,
[718]
artinya rejection di area Support di atas sini, kemudian harganya berpotensi untuk turun lagi ke bawah.
[725]
Jadi waspada ketika muncul Candle seperti ini di Resistance, artinya sellernya mendominasi dan juga kita bisa take profit di sana.
[733]
Nah sekarang kita akan langsung melihat contohnya di chart Sido Muncul di bawah ini.
[738]
Nah disini kalau kalian lihat di sekitar bulan Maret 2020, harganya ini sempat drop ke bawah sini,
[745]
dan kalau kalian lihat di bawah sini ada beberapa candlestick yang membentuk Shadow yang panjang di sini.
[751]
Beberapa kali Shadownya panjang dan Body Candle nya kecil gitu ya. Nah ini ada sebuah indikasi Rejection di area tersebut.
[759]
Nah kita bisa konfirmasi dengan kita melihat ke kiri, apakah di sini adalah area Support?
[764]
Dan ketika kita tarik areanya ke kiri, ternyata kita mendapatkan di sini memang adalah area Support sebelumnya disini.
[772]
Oleh karena itu, ketika kita melihat adanya Pin Bar atau Hammer yang ada di sini,
[777]
ini bisa menjadi sebuah indikasi Reversal dan kita bisa mendapatkan keuntungan dengan trading pola Candlestick seperti ini.
[783]
Nah cara entrynya bagaimana? Cara entrynya ketika kalian melihat Pin Bar yang ada di sini, jangan langsung entry di hari esoknya.
[791]
Kalian harus menunggu harganya berhasil break High yang ada di atas sini. Ini High dari candle Pin Bar nya saya zoom terlebih dahulu.
[799]
Nah kalian harus tunggu harganya bisa break ke atas sini dan ini adalah konfirmasi harganya naik. Jadi kalau kalian langsung beli di esok harinya, kalian lihat di bawah sini,
[809]
kalau kalian pasang Stop Loss di bawah sini, artinya Stop Loss kalian kena gitu ya. Dan sayang sekali gitu besoknya muncul lagi Candlestick Hammer.
[817]
Dan sama ketika kalian melihatnya Candlestick Hammer seperti ini, kalian harus menunggu atau membeli ketika harganya berhasil Breakout High dari Candlestick tersebut.
[826]
Dan untuk Stop Loss nya kalian bisa pasang di bawah dari ekor atau Shadow Candle Hammer tersebut.
[833]
Dan kalau kita lihat, di sini kalau misalkan kita pasang posisi buy ketika dia breakout High yang ada di sini,
[838]
hari besoknya ini kalau kita lihat, pergerakannya cukup liar sempat naik ke atas kemudian turun lagi ke bawah,
[844]
namun di hari ke-2, ini akhirnya candlenya naik. Dan disini kita bisa mendapatkan peluang untuk profit.
[850]
Jadinya adalah sebuah Candlestick atau pola Candlestick Reversal yang cukup ampuh dan sering sebenarnya kita lihat di saham-saham yang sedang bergerak.
[859]
Oke kemudian untuk pola Candlestick satuan yang ketiga, ini ada Doji.
[864]
Jadi Doji ini kalau kalian lihat, candle nya ini cukup aneh gitu ya, cuman garis aja dan enggak ada body nya sama sekali gitu ya.
[871]
Disini ada beberapa jenis Doji seperti ini yang bisa kalian lihat.
[875]
Sebenarnya intinya dari Candlestick Doji ini, ketika open price nya itu sama dengan closing price nya.
[883]
Artinya dia ada di dalam satu harga dan nanti terbentuklah Candlestick yang bentuknya seperti ini.
[890]
Jadi dia tidak ada body nya sama sekali, tidak ada warna merah atau warna hijau seperti itu.
[894]
Nah apa arti atau maksud dari Candlestick Doji tersebut?
[899]
Ini artinya buyer dan seller ini kekuatannya atau powernya ini seimbang, atau kita bisa sebut juga sebagai Candlestick Netral gitu ya.
[908]
Nah kalau kalian melihat bentuk Doji seperti ini, ketika terjadinya penurunan harga dan bentuk Doji ini kalian lihat di area Supportnya di bawah sini,
[917]
ini ada sebuah indikasi bahwa dominasi sellernya ini sudah mulai melemah, dan kemudian menjadi netral gitu.
[923]
kita perlu menunggu konfirmasi dari Candlestick selanjutnya dan kalau misalkan kita lihat ada semacam Candlestick Marubozu di hari setelahnya,
[931]
ini ada indikasi bahwa harganya akan berbalik dari Bearish menuju Bullish. Kurang lebih seperti itu.
[937]
Jadi di sini adalah area netral atau konsolidasi di mana seller mulai melemah dominasinya, kemudian masuklah buyer di sini untuk menggantikan dominasi dari seller.
[947]
Nah ini juga sama terjadi kalau misalkan kalian melihat Doji di sini, itu di area Resistance.
[952]
Jadi kalau misalkan di area atas ini merupakan Resistance, dan kalian melihat terbentuknya atau munculnya Candle Doji seperti ini.
[959]
Jadi harganya dari bawah ke atas, kemudian kalian melihat Doji seperti ini, kalian perlu waspada karena kalau misalkan kalian melihat ada Candlestick kebawah,
[968]
ini artinya ada pelemahan dominasi dari buyer dan berpeluang untuk transisi menjadi turun ke bawah, atau dominasinya diambil oleh seller tersebut.
[978]
Nah sekarang kita akan malihat dengan contohnya di dalam saham Indofood atau INDF.
[983]
Nah disini kalau kalian lihat, ini ada beberapa kali Doji terbentuk di sini. Ini yang pertama dan ini juga ada yang kedua.
[990]
Nah kita mau lihat disini, kalau kalian lihat ke kiri, ini ada sebuah area Rejection atau ada area Support di sini.
[998]
Di area sini ada beberapa kali Rejection atau Multiple Rejection area, kita bisa bilang seperti itu.
[1003]
Dan ketika harganya berada di area Rejection atau Multiple Rejection, dan terbentuklah Candle Doji seperti ini, apalagi dengan Shadow yang panjang gitu ya,
[1013]
Ini merupakan indikasi Reversal atau harganya yang berpotensi untuk berbalik arah menjadi Bullish, kurang lebih seperti itu.
[1020]
Dan sekali lagi kalau kalian lihat di sini ada Doji. Nah kalau kalian tarik ke kiri, ini ada di area Support di bawah sini.
[1028]
Jadi ini sebelumnya adalah atapnya, kemudian di tembus ke atas, kemudian sekarang menjadi lantai di sini, dan terbentuklah Candle Doji.
[1035]
Dan ketika besoknya harganya naik, kita bisa mengambil keuntungan untuk beli saham tersebut.
[1041]
Dan hasilnya sahamnya terus melanjutkan penguatannya gitu ya. Karena disini ada pergantian dari seller menuju buyer ke atas sini.
[1049]
Nah itu dia Kelas Trading Si Koko Saham hari ke-12!
[1052]
Jadi sekarang kamu sudah tahu arti dari masing-masing pola Candelstick dan bagaimana cara membeli saham ketika muncul pola-pola tersebut.
[1060]
Sekali lagi perlu diingat bahwa teknik Candlestick Pattern ini perlu di kombinasikan dengan elemen Analisis Teknikal yang kalian pelajari sebelumnya agar lebih valid.
[1069]
Nah jadi, PR untuk kalian yaitu cari masing-masing pola Candlestick dalam sebuah chart.
[1075]
Bullish Marubozu, Bearish Marubozu, Bullish Pin Bar, Bearish Pin Bar dan juga Doji.
[1080]
Lalu apabila kalian ingin mendapatkan feedback untuk PR kalian, silahkan share PR kalian dan diskusikan di group Telegram kita,
[1088]
link nya nanti akan saya taruh di kolom deskripsi di bawah. Agar saya pun bisa melihat dan menilai hasil belajar kalian di group tersebut.
[1095]
Kita ketemu lagi di Kelas Trading Si Koko Saham hari ke-13, untuk belajar Double Candlestick Pattern.
[1101]
Dan semoga teknik entry kalian menjadi semakin lengkap.
[1104]
Kalau kalian masih bingung, jangan malu untuk bertanya di kolom komentar dan saya akan berusaha untuk menjawab semua pertanyaan kalian.
[1111]
Oiyaaa, buat kalian yang belum follow Instagram saya, silahkan kalian follow di @andysenjaya, karena setiap harinya saya rutin memposting informasi dan edukasi seputar saham.
[1120]
Dan kalau kalian penasaran dengan Trading Plan saya, silahkan join di Channel Telegram saya, linknya akan saya taruh di deskripsi di bawah ini.
[1126]
Kalau kalian suka dengan kelas trading hari ini, saya ajak kalian untuk klik tombol like, subscribe,
[1130]
dan juga share ke teman-teman kalian agar mereka bisa belajar bareng-bareng di kelas trading ini.
[1136]
Saya sangat mengapresiasi support dari kalian semua agar channel ini bisa terus berkembang dan bermanfaat untuk masyarakat Indonesia.
[1143]
Jangan lupa kalau kalian belum sempat nonton Kelas Trading Si Koko Saham hari ke-11, silahkan curi ilmunya dan videonya ada di sebelah sini ya!
[1151]
Akhir kata, terima kasih untuk kalian yang sudah menonton video ini dan semoga bermanfaat.
[1155]
Jangan lupa bersyukur hari ini!
[1156]
Nama saya Andy Senjaya!
[1158]
Be a Smart Trader!
[1159]
Salam Cuan!
[1160]
Ciao!
Most Recent Videos:
You can go back to the homepage right here: Homepage





